Main Article Content

Abstract

Pengolahan kulit dibagi menjadi dua tahap pemprosesan yakni tahap awal yaitu proses
penyamakan kulit dan tahap akhir yakni proses pemotifan kulit. Tahap awal pemporsesan yakni
proses penyamakan kulit, pabrik tersebut sering tidak beroperasi karena mempunyai kapasitas
berlebih, hal ini tentunya bisa dimanfaatkan oleh perushaan untuk membuka jasa sewa proses
penyamakan kepada UKM yang masih melakukan proses penyamakan secara tradisonal.
Permasalahan yang terjadi perusahaan belum mengetahui kapasitas produksi dari pabrik tersebut,
sehingga perusahaan tidak mengetahui kapasitas proses penyamakan yang bisa disewakan.Tujuan
dari penelitian ini yakni menghitung kapasitas produksi perusahaan, menetukan kapasitas sewa
serta membuat jadwal dari kapasitas sewa tersebut, dengan tidak menganggu produksi inti dari
perusahaan itu sendiri.Penelitian ini diselesaikan menggunakan simulasi. Simulasi tersebut dibuat
dengan bantuan perangkat lunak Promodel versi 7.0. Simulasi tersebut dioperasionalkan dengan 1
bulan penuh tanpa hari libur (skenario1) dan kondisi sesuai dengan keadaan di perusahaan yakni
tiap hari Jum’at libur (skenario 2) .Hasil dari operasional simulasi tersebut menghasikan bahwa
perusahaan memilki kapasitas 13 batch untuk skenario 1 dan 11 batch untuk skenario 2 perbulan,
dimana 1 batch setara dengan 160 dilembar kulit. Kapasitas sewa yang tersedia didaptkan dari
hasil kapasitas total yang dikurangi dengan kapasitas terpakai. Pada data pengiriman kulit bulan
Juli 2017 sebanyak 7 batch pengirman, didapatkan kapasitas sewa yakni 6 batch untuk skenario 1
dan 4 batch untuk skenario 2. Jadwal sewa tersebut bisa dilaknakan pada tanggal/hari 2,3,4,6,8
dan 9 untuk skenario 1 dan 3,5,7,dan 8 untuk skenario 2.

Keywords

Batch, Kapasitas Produksi, Promodel, Simulasi.

Article Details