Main Article Content

Abstract

Lembaga atau Yayasan, yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan kini sudah banyak berkembang, sebagaimana dilihat dari data di Badan Pusat Statistik Kabupaten Garut terdapat 49 lembaga sosial, tetapi terhitung di Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat terdapat sebanyak 301.202 garis kemiskinan di Kabupaten Garut, maka sebenarnya masih tetap ada orang atau keluarga yang masihmmembutuhkan santunan atau bantuan. Maka dari itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk membantu penyaluran dana dari para donatur kepada orang atau keluarga yang membutuhkan melaluimsistem informasi geografis penggalangan dana dan donasi berbasis web. Metodologi yang digunakanmadalah Rational Unified Process, dengan  tahapannya yaitu Inception, Elaboration,mConstruction, Transition kemudian menggunakan pemodelan Unified ModellingmLanguage dan menggunakanmmetode pengujian black-box. Dari hasil penelitianmini dapat disimpulkan bahwa pengembangan sistem informasi geografis penggalangan dana dan donasi berbasis webmmampu menyajikan informasi penerima bantuan yaitu lokasi penerima bantuan, dan detailmkebutuhan penerima bantuan, yang dipisahkan menjadi tiga kategori penerima bantuan yaitu orang membutuhkan, keluarga membutuhkan, dan panti asuhan yang dibedakan dengan warna icon lokasi, selanjutnya data detail kebutuhan penerima bantuan dikelola hingga dapat memisahkan penerima bantuan mana yang harus ditampilkan, dan penerima bantuan mana yang tidak boleh ditampilkan, kemudian laporan penyaluran donasi dibuat dan ditujukan langsung kepada donatur.

Keywords

Donasi Geografis Informasi Penggalangan Sistem

Article Details

How to Cite
[1]
L. Fitriani and G. S. Sholihat, “Pengembangan Sistem Informasi Geografis Penggalangan Dana dan Donasi Berbasis Web”, Jurnal Algoritma, vol. 17, no. 2, pp. 497 - 507, Feb. 2021.

References